DECEMBER 9, 2022
Traveling

Fakta Unik Destinasi Wisata Daigo-Ji, Warisan Budaya dan Spiritual Jepang

image
Ilustrasi keindahan destinasi wisata Daigo-Ji sebagai kuil ibadah bersejarah Jepang (UNSPLASH/Ifan Nuriyana)

LIFESTYLEABC.COM - Destinasi wisata Daigo Ji adalah tujuan yang sering dikunjungi turis ketika datang ke Jepang untuk menikmati pemandangan indah sekaligus memperdalam spiritual.

Memang destinasi wisata Daigo-Ji sudah sejak lama menjadi tujuan berwisata bagi turis mancanegara yang berlokasi di Jepang karena sejarahnya sebagai warisan spiritual dan budaya.

Selain menjadi warisan bersejarah, terdapat fakta unik lain dari destinasi wisata Daigo-Ji yang masih mempraktikan tradisi spiritual oleh warga lokal Jepang dengan statusnya sebagai kuil.

Baca Juga: Tips Traveling untuk Mengemas Barang Perlengkapan Perjalanan Liburan Secara Minimalis tapi Lengkap

Jika menengok sejarahnya, destinasi wisata Daigo-Ji adalah kuil kegiatan agama yang pertama kali didirikan oleh Biksu Buddha Shobo pada tahun 832-909 lampau.

Pada tahun 874, Biksu Shobo menerima penglihatan dari dewa Yokoo Daimyojin, yang menunjukannya sebuah sumur yang berisikan air spiritual dan mendirikan pertapaan.

Pertapaan ini didirikan oleh Biksu Shobo di puncak Gunung Kamidaigo yang masih terus digunakan dan bertransformasi menjadi kompleks kuil besar seperti yang dikenal saat ini.

Baca Juga: Fakta Unik Gunung Slamet, Rekomendasi Utama Destinasi Wisata Alam untuk Pendakian Memanjakan Mata

Berikut ini adalah fakta unik lain dari destinasi wisata Daigo-Ji yang harus diketahui oleh para turis Jepang:

1. Kuil aliran Shingon

Aliran Shingon sendiri dikenal sebagai ajaran agama Buddha yang mempunyai detail panjang dan rumit dan menjadikan kuil destinasi wisata Daigo-Ji sebagai pusat pembelajarannya.

Baca Juga: Tips Traveling untuk Menghindari Budget Membengkak saat Perjalanan Liburan Bersama Keluarga

Destinasi wisata Daigo-Ji juga menjadi pusat penyebaran aliran Buddha Shingon karena umurnya yang memang begitu tua di Jepang dan menjadi kunci penting bagi penyebaran Buddha secara umum.

Halaman:
1
2
3

Berita Terkait