Catatan Denny JA: Makna Hidup di Era Algoritma
- Penulis : Bramantio Bayuajie
- Rabu, 16 Oktober 2024 19:50 WIB

Ia lafalkan mantra “Nam-myoho-renge-kyo” saat berada di tengah krisis rumah tangga dan kesehatan.
Ia bangkit kembali, menemukan kedamaian, dan meraih kesuksesan yang lebih besar.
Oprah Winfrey juga memanfaatkan wellness dalam hidupnya. Setelah menghadapi trauma masa lalu, ia menemukan ketenangan melalui meditasi dan mindfulness, serta menjaga keseimbangan emosionalnya.
Baca Juga: LSI Denny JA: Peringkat Ekonomi Indonesia Naik Peringkat Dunia Sebesar US$ 1,37 Trilun
Oprah berbicara tentang pentingnya mindfulness, membantu banyak orang untuk menemukan keseimbangan dalam hidup mereka.
Lady Gaga, yang menghadapi kecemasan dan PTSD akibat insiden traumatis di masa mudanya, menggunakan wellness sebagai bagian dari perawatannya.
Ia mengandalkan meditasi, yoga, dan terapi fisik untuk menjaga keseimbangan fisik dan emosionalnya. Dengan berbicara secara terbuka, ia menginspirasi para penggemarnya untuk menemukan kekuatan dalam menghadapi tantangan.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Aktivis Ideologi itu Memilih jadi Doktor
-000-
Kritik terhadap wellness muncul ketika praktik ini berubah menjadi komoditas
yang sering kali dangkal dan terbatas pada tren gaya hidup.
Tapi apapun dapat didangkalkan. Yang penting, perlu terus ditumbuhkan hidup sehat secara holistik, sehat dengan elemen spiritualitas yang menenangkan.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Nasionalisme di Era Algoritma
Meningkatnya kebutuhan wellness dan spiritualitas menunjukkan bahwa manusia mencari sesuatu lebih dari sekadar efisiensi dan prediksi.