Nia Samsihono: Terdapat Perbedaan antara Musikalisasi Puisi biasa dengan menggunakan Artificial Intelligence
- Penulis : Bramantio Bayuajie
- Jumat, 12 Juli 2024 12:53 WIB

Tetapi Nia melihat, dalam musikalisasi puisi berbasis AI yang dikerjakan Akmal, ada semacam refrain atau bagian yang diulang-ulang.
“Itu menjadi sebuah bentuk baru. Jadi bukan puisi utuh lagi, tetapi dipenggal-penggal, mengikuti nada-nada yang telah dibuat oleh para pemusik,” lanjut Nia.
Menanggapi Nia, penulis Dwi Sutarjantono mengatakan, ada banyak aplikasi AI untuk musikalisasi puisi. Ada yang gratis dan mudah, ada juga yang berbayar.
Baca Juga: Denny JA Terbitkan Buku Terbaru Tentang Harian Pilpres 2024
“Ada pilihan, genre musiknya apa. Ini tergantung selera masing-masing. Ada rock, balada, seriosa. Juga bisa memilih suara yang diinginkan. Mungkin irama dangdut memakai tamborine, lalu ada pilihan nada, tempo, ritme,” tutur Dwi.
Menurut Dwi, para musisi sekarang justru memakai aplikasi AI ini untuk memudahkan mereka membuat lagu. *