LSI Denny JA Ungkap Data Keberhasilan Kepemimpinan Presiden Joko Widodo
- Penulis : Bramantio Bayuajie
- Senin, 30 September 2024 16:22 WIB

Sementara pada 2023, skor meningkat menjadi 67,22, dan peringkat naik ke angka 80.
Menurutnya, jenaikan ini menunjukkan peningkatan kesejahteraan sosial selama kepemimpinan Jokowi.
Denny menjelaskan, SPI merupakan alat yang menilai kesejahteraan sosial di luar indikator ekonomi, seperti Produk Domestik Bruto (PDB).
Baca Juga: LSI Denny JA Rilis Respon Positif Di Media Sosial Tentang RUU Penyiaran Hanya 1.1%
SPI penting karena mengevaluasi sejauh mana negara memenuhi kebutuhan dasar manusia, mempromosikan kesejahteraan, dan menciptakan peluang bagi penduduknya.
Dengan kata lain, SPI memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kualitas hidup masyarakat daripada sekadar melihat pertumbuhan ekonomi.
Lebih lanjut, Denny menjelaskan, SPI mengukur tiga dimensi utama.
Pertama, Kebutuhan Dasar Manusia meliputi akses ke air bersih, perumahan yang memadai, dan keamanan pribadi.
Kedua, Dasar-Dasar Kesejahteraan termasuk akses ke pendidikan dasar, layanan kesehatan, serta kualitas lingkungan hidup
Ketiga, Peluang Sosial yang mengukur apakah individu memiliki kebebasan pribadi dan hak asasi manusia, serta akses ke pendidikan lanjutan.
Baca Juga: LSI Denny JA Rilis Data Tentang Kekhawatiran Masyarakat Soal Judi Online Untuk Keuangan
"SPI menggunakan skala 0 - 100, di mana 100 adalah skor maksimal yang mencerminkan masyarakat dengan kondisi sosial yang sangat baik," tuturnya.