Catatan Denny JA: Mengapa Donald Trump Menang dan Apa Efeknya untuk Indonesia
- Penulis : Bramantio Bayuajie
- Jumat, 08 November 2024 13:10 WIB

Trump menyatakan ini tak bisa dilakukan oleh Joe Biden ataupun penerusnya, Kamala Harris.
Sentimen ini berhasil memengaruhi pemilih di swing states yang merasa terpinggirkan secara ekonomi dan ingin melihat kebijakan yang mendukung pekerja dalam negeri.
Melalui janji untuk memulihkan “kebanggaan Amerika” dan melindungi pekerjaan lokal, Trump juga mendapat dukungan kuat dari kalangan konservatif, nasionalis, dan pekerja kulit putih.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Hukum Hidup Bermakna Spiritualitas dan Wellness
Mereka melihat Donald Trump sebagai pemimpin yang dapat menjaga nilai-nilai tradisional Amerika.
Trump juga mengusahakan agar kekalahannya di kalangan pemilih kulit berwarna—Afrika-Amerika, Hispanik, dan Asia—bisa diminimalisasi.
Trump memilih banyak tokoh Hispanik, kulit hitam, Muslim, dan Asia untuk menjadi juru kampanyenya. Itu untuk mengesankan kepada segmen pemilih minoritas bahwa Trump pun memperjuangkan nasib mereka.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Menambah Elemen Penghayatan Bahkan Untuk Hal-Hal Kecil
Di segmen pemilih berpendidikan rendah, Trump menjanjikan kemudahan akses ekonomi dan pekerjaan yang berdaya saing tinggi, serta jaminan untuk memerangi inflasi.
Trump juga menggandeng Elon Musk untuk memberi keyakinan kepada para pengusaha bahwa ia adalah calon presiden yang pro-bisnis.
-000-
Baca Juga: Catatan Denny JA: Menyelamlah, Apapun Agama yang Dianut
Dampak Kemenangan Trump untuk Indonesia