DECEMBER 9, 2022
Kolom

Catatan Denny JA: Dana Abadi untuk Festival Tahunan Puisi Esai

image
Penjelasan Denny JA tentang sejarah festival puisi esai (Lifestyleabc.com/Kiriman)

Ini adalah investasi bagi generasi mendatang, memastikan bahwa panggung sastra terus ada, memberi suara bagi yang tak terdengar.

Budaya adalah identitas bangsa. Tanpa dukungan, seni berisiko tenggelam di tengah arus globalisasi. Kegiatan budaya seperti festival sastra memperkuat jati diri bangsa dan menciptakan warisan yang bertahan lintas generasi.

Kegiatan ini tidak hanya memiliki nilai estetis, tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi kreatif.

Baca Juga: Orasi Denny JA: Catatan dari Wina, Membuat Kota yang Paling Nyaman Dihuni

Festival sastra menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pariwisata, dan memperkaya dinamika ekonomi lokal.

“Kita semua akan pergi, tetapi seni adalah cahaya yang tak pernah padam.”

Dana abadi untuk Festival Puisi Esai bukan hanya soal menjaga tradisi, tetapi juga memastikan bahwa kisah-kisah tentang keadilan, keberanian, dan kemanusiaan terus hidup di masa depan.

Baca Juga: Catatan Denny JA: Mengapa Donald Trump Menang dan Apa Efeknya untuk Indonesia

Seperti obor yang menyala di tengah kegelapan, puisi esai diikhtiarkan menjadi cahaya yang ikut menerangi jalan menuju masyarakat yang lebih peka, adil, dan manusiawi.***

Jakarta, 20 November 2024

Referensi
“Endowment Essentials: A Guide for Nonprofit Organizations”, Penulis: Diana S. Newman, Tahun Terbit: 2005, Penerbit: John Wiley & Sons.

Baca Juga: Catatan Denny JA: Lima Prinsip Hidup Bahagia dan Bermakna

Halaman:
1
2
3
4
5

Berita Terkait