DECEMBER 9, 2022
Kolom

Ketika Quick Count tak bisa Putuskan Pilkada Jakarta 2024 Berlangsung Satu atau Dua Putaran

image
Pendapat Denny JA tentang anomali quick count Pilkada Jakarta 2024 (Lifestyleabc.com/Kiriman)

Pilkada Banten baru bisa terjawab oleh Quick Count. Itu terjadi ketika data masuk sudah di atas 90 persen, setelah pukul 16.00 WIB.

Ketika Quick Count di Banten selesai dihitung (93 persen data masuk), hasilnya seperti gempa: Andra Soni mengalahkan Airin dengan 55,3% vs 44,7%.

Dinasti Atut yang berakar di Banten runtuh oleh strategi Andra yang efektif dan momentum akhir yang kuat.

Baca Juga: LSI Denny JA Ungkap Data Keberhasilan Kepemimpinan Presiden Joko Widodo

Pesan-pesan masuk ke ponsel saya, penuh keterkejutan:

“Dinasti Atut kok bisa tumbang, ya Bro?”
“Hebat kali ini calon Gerindra. Bisa mereka kalahkan Airin yang begitu populer, ya Bro?”

Tapi Quick Count pun tak memberi kejelasan mengenai pemenang final Pilkada Jakarta.

Baca Juga: LSI Denny JA Rilis Data Tentang Perkembangan Ekonomi 10 Tahun Pemerintahan Jokowi

Padahal pada pukul 17.00 WIB, data Quick Count untuk Pilkada Jakarta telah mencapai 99 persen. Pramono Anung-Rano Karno memperoleh 49,9 persen suara. Unggul jauh dari Ridwan Kamil-Siswono, tetapi belum mencapai ambang batas 50%+1 yang diperlukan untuk memenangkan satu putaran.

Di tengah margin of error 1 persen, jika Quick Count-nya 49,9 persen, perolehan real Pramono-Rano berada di rentang 48,9 persen hingga 50,9 persen.

Ini berarti mereka mungkin menang satu putaran, atau mungkin tidak. Hanya real count KPU yang dapat memastikan.

Baca Juga: Denny JA Resmikan Desa Kreator Cerdas AI: Memulai Era Baru Kreativitas Muda di Doplang

Hari setelah Pilkada, masing-masing kubu mulai memainkan narasi. Tim Pramono-Rano menggelar konferensi pers, mengklaim telah menang satu putaran dengan perolehan 50,07 persen.

Halaman:
1
2
3
4
5

Berita Terkait