Catatan Denny JA: Agama Leluhur yang Tersingkir di Negerinya Sendiri
- Penulis : Bramantio Bayuajie
- Selasa, 14 Januari 2025 10:07 WIB
Pernikahan adat masih harus berjuang mendapatkan legalitas, dan akses pendidikan spiritual sering terhalang.
Pengakuan di atas kertas hanyalah pintu. Yang dibutuhkan adalah penghormatan di hati. Agar agama leluhur tak lagi hanya dikenang sebagai fosil masa lalu, tetapi dihargai sebagai jiwa bangsa.
Harapan tetap ada, seperti tunas kecil yang tumbuh di tanah tandus. Dengan waktu, pendidikan, dan keberanian untuk melawan prasangka, diskriminasi bisa berubah menjadi harmoni sejati.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Selayaknya Malam Tahun Baru menjadi Hari Raya Semua Manusia
Indonesia yang inklusif bukanlah mimpi, melainkan janji yang harus ditepati.
“Melupakan agama leluhur adalah seperti memutuskan benang yang menenun sejarah; tanpa itu, kain kebangsaan kita rapuh dan tercerai.”*
Jakarta, 14 Januari 2025
Baca Juga: Catatan Denny JA: Pentingnya Mengawinkan Isu Sosial dan Puisi
CATATAN
(1) Perlunya merawat agama leluhur