Pengantar Buku 71 Lukisan Soal Renungan Jalaluddin Rumi
- Penulis : Bramantio Bayuajie
- Selasa, 30 Juli 2024 10:30 WIB

Pengantar Buku 71 Lukisan Soal Renungan Jalaluddin Rumi

Pengantar Buku 71 Lukisan Soal Renungan Jalaluddin Rumi
.jpeg)
Pengantar Buku 71 Lukisan Soal Renungan Jalaluddin Rumi
Kutipan lain dari Rumi yang menyentuh:
“Kucari Tuhan di mesjid, Gereja dan Kuil. Tapi kutemukan Tuhan di hatiku.”
Ini renungan yang dalam, mengajak kita masuk ke esensi pencarian spiritual. Bahwa yang dicari itu bukan terletak di luar, tapi berada di dalam hati sendiri.
Kini, saya sedang giat membuat lukisan dengan bantuan Artificial Intelligence. Saya telah melukis lebih dari 300 lukisan dengan bantuan Artificial Intelligence. Itu sudah didokumenkan dalam enam buku lukisan.
Saya juga telah membuka sebuah galeri di sebuah hotel enam lantai di Jalan Mahakam, Kebayoran, Jakarta. Galeri ini sudah terpublikasi dan banyak pengunjung yang datang.
Di sana, saya tampilkan berbagai tema lukisan, mulai dari spiritualitas hingga peristiwa besar seperti bencana COVID-19, pemilu presiden, dan penderitaan anak-anak di Gaza.
Baca Juga: Denny JA: Kreator yang Menggunakan AI untuk Karya Seni Akan Semakin Dominan
Ada juga lukisan yang menggambarkan imajinasi anak-anak, seperti membayangkan naik sepeda di luar angkasa. Atau anak-anak bermain ayunan di bulan.
Namun, saya selalu ingin membuat lukisan khusus dan banyak tentang Rumi. Inilah buku lukisan yang keenam.
Ada sekitar 16 kutipan di dalamnya, dan setiap kutipan saya terjemahkan dalam empat hingga tujuh lukisan.
Baca Juga: Denny JA Terima Penghargaan Lifetime Achievement Award 2024 Bagian dari 200 Tokoh Berpengaruh Dunia
Karya ini tidak hanya menjadi bentuk ekspresi seni tetapi juga sumber inspirasi dari puisi dan filosofi Rumi.