DECEMBER 9, 2022
Kolom

LSI Denny JA Rilis Data Tentang Perkembangan Ekonomi 10 Tahun Pemerintahan Jokowi

image
Rilis data LSI Denny JA tentang perkembangan ekonomi di masa pemerintahan Jokowi (Lifestyleabc.com/Kiriman)

Data yang digunakan oleh The Heritage Foundation berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya, termasuk laporan resmi pemerintah, data dari lembaga internasional seperti Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF), serta berbagai survei bisnis.

The Heritage Foundation menggunakan metodologi yang transparan dan konsisten untuk mengukur empat pilar utama kebebasan ekonomi, yaitu Rule of Law (hukum dan hak properti), Government Size (pengeluaran pemerintah, perpajakan), Regulatory Efficiency (efisiensi regulasi), dan Open Markets (pasar terbuka). 

Kredibilitas The Heritage Foundation sebagai lembaga pengukur diperkuat oleh pengakuan luas dari para ekonom dan analis di seluruh dunia.

Baca Juga: Partai Golkar Jadikan Hasil Survei LSI Denny JA Sebagai Rujukan Pilkada NTB

### Komponen yang Diukur dalam Indeks Kebebasan Ekonomi

Indeks Kebebasan Ekonomi terdiri dari empat pilar utama yang masing-masing memiliki beberapa indikator:

1. Rule of Law: Mengukur perlindungan hak milik, integritas hukum, dan ketegasan dalam penegakan hukum. 

Baca Juga: LSI Denny JA Rilis Hasil Survei Netral Tentang Pemberitaan Izin Kelola Pertambangan Untuk Ormas Keagamaan

Negara yang memiliki sistem hukum yang kuat cenderung memiliki kebebasan ekonomi yang lebih tinggi karena adanya perlindungan yang baik terhadap hak milik individu dan kontrak bisnis.
   
2. Government Size: Mengukur seberapa besar peran pemerintah dalam ekonomi, terutama terkait dengan pengeluaran publik dan tingkat perpajakan. Semakin besar peran pemerintah dalam pengaturan ekonomi, semakin rendah kebebasan ekonomi.

3. Regulatory Efficiency: Mengukur efisiensi regulasi, termasuk kemudahan memulai bisnis, fleksibilitas pasar tenaga kerja, dan kebebasan moneter. Regulasi yang berlebihan sering kali menghambat pertumbuhan usaha dan inovasi.

4. Open Markets: Mengukur kebebasan perdagangan, kebebasan investasi, dan kebebasan keuangan. Semakin terbuka suatu negara terhadap perdagangan internasional dan investasi asing, semakin tinggi tingkat kebebasan ekonominya.

Baca Juga: LSI Denny JA Ungkap Data Keberhasilan Kepemimpinan Presiden Joko Widodo

10 Tahun Pemerintahan Jokowi: Analisis Indeks Kebebasan Ekonomi

Halaman:
1
2
3
4
5
Sumber: Kiriman

Berita Terkait