Catatan Denny JA: Dilema di Tanah Asing
- Penulis : Bramantio Bayuajie
- Sabtu, 05 Oktober 2024 09:55 WIB

Apa yang tersisa bagiku, setelah langkah-langkahku tak lagi meninggalkan jejak?
Di sini, aku terlindung dari badai,
tapi jiwaku mengambang dalam kehampaan.
Di sana, ada cinta yang dulu membara,
tapi apakah bara itu masih mengingat namaku, atau sudah padam tertiup angin waktu?
Baca Juga: Catatan Denny JA: Kincir Angin Tak Bisa Menahan Rinduku
Aku tak tahu, kawan,
tak ada luka yang lebih dalam daripada tersesat di antara dua pintu,
yang keduanya terkunci rapat, dan tak ada kunci yang kubawa.***
Jakarta, 5 Oktober 2024
CATATAN:
Baca Juga: Catatan Denny JA: Tak Kutemukan Surga di Sana
(1) Puisi esai ini fiksi, diinspirasi oleh banyak kisah pelajar Indonesia yang disekolahkan ke luar negeri pada tahun 1960-an. Namun, prahara politik mengubah hidup mereka.