Data LSI Denny JA Soal Evaluasi 10 Tahun Pemerintahan Jokowi Dengan 3 Rapor Biru dan 1 Rapor Merah
- Penulis : Bramantio Bayuajie
- Kamis, 10 Oktober 2024 17:35 WIB

Jokowi sangat mengutamakan stabilitas politik dan penegakan hukum selama masa pemerintahannya. Strategi ini memang menjaga keamanan, tapi kadang mengorbankan ruang demokrasi.
Banyak kebijakan yang membuat partai oposisi dan DPR kurang bisa mengimbangi kebijakan presiden, yang berujung pada turunnya nilai indeks demokrasi kita.
Di sisi lain, usaha penegakan hukum yang dilakukan pemerintahan Jokowi belum cukup untuk memperbaiki persepsi publik tentang korupsi di Indonesia.
Baca Juga: LSI Denny JA Ungkap Data Keberhasilan Kepemimpinan Presiden Joko Widodo
Meski sudah ada beberapa reformasi, indeks persepsi korupsi kita masih stagnan.
3. Pertumbuhan Ekonomi yang Belum Merata
Meski ekonomi nasional tumbuh, tantangan besar lainnya adalah bagaimana membuat pertumbuhan ini terasa di seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga: Sekjen SATUPENA: Ubud Writers & Readers Festival dapat Mendorong Kolaborasi Penulis dan Seniman
Daerah terpencil masih banyak yang belum merasakan akses layanan pendidikan dan kesehatan yang memadai.
Karena itulah Indeks Pembangunan Manusia dan Indeks Kebahagiaan kita masih stagnan.
Kesimpulan: Apa Artinya untuk 10 Tahun Jokowi?
Baca Juga: Catatan Denny JA: Kuburan Mereka Berserakan di Berbagai Negara
Kesimpulannya, meski Jokowi berhasil mencetak pertumbuhan ekonomi yang signifikan, tantangan tetap ada di aspek demokrasi dan pemerataan kesejahteraan sosial.