Fakta Unik Isaiah Bradley, Villain Berkonflik dengan The Falcon dalam Film Captain America Brave New World
- Penulis : Bramantio Bayuajie
- Sabtu, 20 Juli 2024 16:05 WIB
.png)
LIFESTYLEABC.COM - Aktor Carl Lumbly akan berperan sebagai Isaiah Bradley dalam sinopsis film Captain America Brave New World dan terlibat konflik dengan Sam Wilson alias The Falcon.
Sebelum menjadi villain dalam film Captain America Brave New World dan berkonflik dengan The Falcon, karakter Isiah Bradley sendiri sebelumnya pernah muncul dalam series The Falcon & Winter Soldier.
Terdapat beberapa fakta unik tentang karakter Isiah Bradley yang diperankan Carl Lumbly dalam film Captain America Brave New World dan menjadi musuh terbaru bagi The Falcon.
Baca Juga: Selain Red Hulk, Inilah Kejutan yang Dinanti dalam Sinopsis Film Captain America Brave New World
Pada trailer film Captain America Brave New World diperlihatkan ketika Isiah Bradley yang menembak Harrison Ford yang saat ini menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.
Serangan Isaiah Bradley ini menjadi pertanda jika villain ini akan jadi salah satu musuh utama bagi The Falcon dalam film Captain America Brave New World selain Giancarlo Espasito dan Red Hulk.
Berikut ini adalah beberapa fakta unik tentang karakter Isaiah Bradley yang diperankan Carl Lumbly dalam film Captain America Brave New World:
Baca Juga: Fakta Unik Tiamut yang Muncul Sekilas Dalam Trailer Film Captain America Brave New World
1. Korban rasisme
Diciptakan oleh Robert Morales, Kyle Baker dan Axel Alonso diceritakan pada versi komiknya jika Isaiah Bradley adalah subjek percobaan serum soldier yang diadakan oleh pemerintah Amerika Serikat.
Namun percobaan ini dilakukan hanya kepada warga kulit hitam dan Isaiah Bradley menjadi salah satu korbannya dan rupanya diadaptasi dari kisah nyata.
Baca Juga: Cara Harrison Ford bisa Bertransformasi jadi Red Hulk dalam Film Captain America Brave New World
Pada tahun 1932 hingga 1972 pemerintah Amerika Serikat menjadikan warga kulit hitam di Amerika Serikat dijadikan bahan percobaan meneliti penyakit sifilis sedangkan warga kulit putih dikecualikan.